Agenda

Corporate Activites  

MOMENTUM 35.000 MW UNTUK TUMBUH KEMBANGNYA PLN ENJINIRING

PLN Enjiniring telah melaksanakan rapat kerja guna merumuskan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) untuk menentukan kinerja PLN Enjiniring selama lima tahun ke depan. Dalam kesempatan tersebut Bidang Business Development & Corporate Planning menyusun RJPP dengan melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama Bidang SDM, Bidang Enjiniring dan Bidang Keuangan. Pokok bahasan paling krusial adalah mengenai pasar, SDM dan kualitas kinerja.Perumusan RJPP melibatkan Lembaga Manajemen Universitas Indonesia (LMUI) sebagai mediator. Melihat perkembangan dewasa ini, PLN Enjiniring memiliki market share internal sebesar 17 persen. Sementara untuk eksternal, lebih dari 16 persen yang merupakan dampak dari program program 35.000 MW. Hal ini mendorong perusahaan-perusahaan swasta, sebagai mitra PLN, menjalin hubungan kerja sama dengan PLN Enjiniring guna mendukung terwujudnya program tersebut. Manajer Pengembangan Usaha Aris Setiawan mengatakan, “Kenaikan klien swasta ada sekitar 102 persen dari jumlah klien dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2014. Sedangkan, tahun 2015 kenaikan yang dialami itu dua kali lipatnya,” jelasnya. Hal tersebut secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi perubahan dan perbedaan penanganan proyek yang ada. Ini diperlukan agar PLNE dapat beradaptasi dengan iklim bisnis di luar PLN Group. Perubahan bertahap tersebut akan menjadi milestone agar dapat membuka pasar Asia sesuai visi PLNE yaitu menjadi perusahaan enjiniring terkemuka di Asia. Maka, perlu beberapa strategi untuk menuju visi tersebut, antara lain menyempurnakan sistem Human Capital Management dan meningkatkan service level terhadap pelanggan. Fokus pada pelanggan akan meningkatkan billing rate naik sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan.

MEMPERINGATI HARI LISTRIK NASIONAL KE-70 PLN ENJINIRING IKUT PAMERAN

 (Jakarta 3/11/2015) Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) menggelar acara pameran ketenagalistrikan dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-70 tepatnya jatuh pada tanggal 27 Oktober di Indonesian Convention Exhibition BSD, Tangerang. Pameran bertajuk “Kedaulatan Energi Nasional Untuk Pembangunan Berkelantjutan” tersebut juga turut didukung oleh PT PLN (Persero), serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Pameran yang diselenggarakan mulai dari 3 – 5 November 2015 ini resmi dibuka oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Direktur Utama Sofyan Basyir, Ketua Umum Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Supangkat Iwan Santoso, Ketua Bidang Seminar HLN ke-70 Saiful Bahri, dan Ketua Panitia Pelaksana HLN ke-70 Sri Andini dengan memotong pita dan menekan layar sentuh di mimbar.
Acara ini tidak hanya diikuti oleh PT PLN (Persero) saja, namun juga anak-anak perusahaannya, salah satunya adalah PLN Enjiniring yang memamerkan salah satu produknya, yaitu Mini LNG dalam bentuk sebuah maket. Pameran tersebut juga turut dihadiri oleh jajaran Direksi PT PLN Enjiniring, seperti Direktur Utama Zainal Abidin Sihite dan Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha Edward Siagian.

 

GROUNDBREAKING PABRIK AIR-INSULATED SWITCHGEAR TEGANGAN TINGGI (TT) DAN TEGANGAN EKSTRA TINGGI (TET) PERTAMA DI INDONESIA

(Jakarta, 2/11/2015) Bertempat di Kawasan Industri Modem Cikande, Banten, telah dilaksanakan peresmian groundbreaking pabrik Switchgear Tegangan Tinggi (TT) dan Tegangan Ekstra Tinggi (TET) pertama di Indonesia milik PT Crompton Prima Switchgear Indonesia (PT CPSI), Senin (2/11). Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama PLN yang diwakili oleh nasri sebayang dan CEO & Managing Director Crompton Greaves Ltd. India, yang diwakili Jean Michel Aubertin selaku Executive Vice President and President of the Power Business Unit of Crompton Greaves Ltd.

PT CPSI adalah perusahaan joint venture antara CG International Holdings Singapore Pte.Ltd (anak perusahaan dari Crompton Greaves Ltd - CG) dan PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (anak perusahaan PLN). Pendirian pabrik Switchgear ini merupakan bagian dari inisiatif dan upaya untuk mendorong industri nasional yang akan mendukung sektor ketenagalistrikan di Indonesia, terutama dalam rangka memenuhi kebutuhan peralatan Switchgear dalam negeri serta untuk ekspor ke pasar Asia Tenggara dan Asia Pasifik.

Sambutan Direktur Utama PLN yang disampaikan Nasri Sebayang mengungkapkan bahwa pendirian pabrik ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan investasi dan operasi di sektor ketenagalistrikan yang masih sangat besar. Hal ini menjadi tantangan bagi PLN untuk mengelola sumber dayanya secara efisien dan optimal. Berbagai terobosan telah dilakukan PLN, salah satunya dengan menerapkan system pengadaan e-Procurement, Joint Procurement, dan mekanisme Openbook. Selain itu, dengan adanya pabrik di dalam negeri adalah usaha mengantisipasi fluktuasi nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dollar melalui peningkatan TKDN. nasri sebayang selanjutnya mengungkapkan bahwa aspek terpenting dalam proyek ini adalah kesiapan sumber daya manusia Indonesia yang akan menjalankan pabrik serta melakukan berbagai pengembangan atas produk dan jasa yang diterima oleh pelanggan. Terkait hal ini, sebuah perjanjian pengetahuan teknis antara PT CPSI dan CG telah menjabarkan road-map transfer teknologi dalam 5 tahun.

Direktur Utama PT CPSI srinivasan m.s sebelumnya juga mengungkapkan bahwa dari data RUPTL 2013-2022 total investasi untuk pengembangan system transmisi di Indonesia akan mencapai US$19,4 miliar. Hal ini merupakan potensi pasar yang sangat besar bagi perusahaan yang dipimpinnya. Jumlah pengurangan impor akan sangat signifikan dan hal ini juga merupakan pasar potensial bagi sebuah industri untuk berkembang dengan skala ekonomi yang layak. Namun demikian, tantangan dalam mengembangkan pemasok komponen lokal dengan harga yang kompetitif akan mendapat persaingan ketat dari negara-negara seperti India dan Cina yang sudah memiliki industri Switchgear TT/TET yang mapan. Karenanya, pabrik ini membutuhkan dukungan Pemerintah, utamanya selama tahap pengembangan kompetensi.

Pabrik Switchgear PT CPSI didirikan di dalam kawasan industri moderen Cikande, Serang, Banten, dengan total investasi US$22,5juta yang dibiayai oleh pinjaman bank dan setoran modal dengan Debt to Equity Ratio (DER) 60:40. Pabrik ini ditargetkan mulai beroperasi komersial padaTriwulan II 2016 dengan kapasitas produksi tahunan sebanyak 1.000 unit SF-6 Gas Circuit Breakers, 2.000 unit Lightning Arresters, dan 4.000 unit Instrument Transformers (CT, CVT, IVT), pada tingkat tegangan 70 kV s.d. 500kV. Jumlah tenaga kerja ahli termasuk back-office yang diserap mencapai 60 orang dan tenaga teknisi mencapai 200 orang.

KEMERIAHAN SYUKURAN HUT KE-13 PLN ENJINIRING

(Jakarta, 3/10/2015) Tiga belas tahun sudah PLN Enjiniring menjalani usahanya dalam bidang jasa ke-enjiniringan. Dalam kurun waktu itu PLN Enjiniring dipercaya dalam menggarap beberapa proyek di bidang pembangkit ketenagalistrikan.
Seluruh pegawai dan jajaran direksi PLN Enjiniring merayakan Hari Ulang Tahun pada 6 oktober 2015 di Kantor Pusat PLN Enjiniring. Perayaan yang dihadiri pula oleh Direktur PLN dan sekaligus Komisaris Utama PLN Enjiniring Nasri Sebayang ini dilakukan secara sederhana melalui kegiatan syukuran. Meski jauh dari kesan berlebihan, hal itu tidak mengurangi rasa kebersamaan yang terjalin antara para pegawai dengan jajaran Direksi PLN Enjiniring. Rasa kebersamaan terasa begitu kuat ketika Direktur Utama PLN Enjiniring Zainal Abidin Sihite memberikan sambutan yang mengulas kilas balik awal mula perusahaan

Sambutan juga dilakukan oleh mantan Direksi PLN Enjiniring Arif Kamirin. Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbolis apresiasi pada beberapa pegawai yang telah mengabdi di PLN Enjiniring, seperti Sukarya, Ika, Hans Siregar, Ani, Aris Setiawan dan Toto Djumpono .
Kemeriahan acara syukuran tidak luput dari keceriaan para pegawai dengan mengadakan sebuah games dan membagikan beberapa voucher dengan melakukan tanya jawab seputar PLN Enjiniring. Acara syukuran ditutup dengan makan bersama oleh para pegawai dan jajaran direksi PLN Enjiniring.

SANTUNAN ANAK YATIM PIATU dan SANTUNAN HARI RAYA

(Jakarta, 13/7/2015) enyambut Bulan Suci Ramadhan 1436 H yang penuh dengan keberkahan, PLN Enjiniring membina hubungan baik internal maupun eksternal melalui kegiatan Community Relation. Kegiatan ini bertujuan membangun komunikasi sosial yang baik dengan lingkungan sekitar, sekaligus menanamkan pemikiran dan sikap positif masyarakat setempat terhadap perusahaan. Niat mulia tersebut diwujudkan dalam bentuk pemberian santunan kepada 100 Anak Yatim Piatu dari Yayasan Al-Irsyad Petamburan dari Kampung Deret. Penyerahan santunan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Buka Puasa Bersama dengan Anak Yatim Piatu di Aula Parkir PLN Enjiniring.
PLN Enjiniring juga memberikan penghargaan dan kepedulian kepada sejumlah karyawan outsourcing. Adapun perusahaan outsourcing tersebut antara lain PT Usaha Jaya Prima Karya (UJPK) dan PT Djatais. Dalam kesempatan tersebut, PLN Enjiniring pun memberikan tali kasih terkait pelaksanaan hari raya kepada seluruh tenaga kebersihan, pramukantor, tenaga keamanan, pengemudi dan kurir.
Serah terima tali kasih dilakukan secara simbolis oleh Direktur Keuangan & SDM  PLN Enjiniring Burhanuddin kepada perwakilan masing-masing bidang kerja, termasuk tenaga keamanan, teknisi dan resepsionis PLN Pusenlis yang berada di PLN Enjiniring Kantor K.S Tubun yang berjumlah 38 orang. Sementara, tali kasih kepada karyawan outsourcing PLN Pusenlis diserahkan oleh Sekretaris Dewan Komisaris PLN Enjiniring Bowo Setiadji.

 

CUSTOMER DAY PLNE 2014

Jakarta (25/8/2014) PT PLN Enjiniring menggelar acara Customer Day untuk mendengarkan suara pelanggan dan mendapatkan umpan balik terhadap kualitas dan penyelesaian produk. Selain itu, kegiatan ini diperuntukan sebagai apresiasi PLNE kepada para pelanggan yang telah setia menggunakan jasa perusahaan. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2014 di Hotel Santika Premiere Slipi – Jakarta.

Hadir sebagai keynote speaker, Bapak Nasri Sebayang, Direktur Konstruksi PT PLN (Persero) yang menyampaikan informasi-informasi strategis di sektor ketenagalistrikan yang dapat menjadi peluang bisnis di masa yang akan datang. Dilanjut dengan paparan Direktur Utama PLNE, Bapak Zainal Abidin Sihite yang menyampaikan perkembangan PLNE Terkini dan peluang usaha yang ingin diraih oleh PLNE di masa depan.

Pada sesi terakhir, digelar acara diskusi mengenai kepuasan pelanggan dimana sebagian besar peserta yang hadir memberikan kritik dan masukan positif untuk perbaikan PLNE dimasa depan untuk kompetensi dan kinerja perusahaan yang lebih baik.

Acara ‘Customer Day’ ini dipandu oleh MC ‘Super’, Hilbram Dunar, acara tersebut berlangsung dengan menarik terbukti dalam laporan pelaksanaan acara yang mengungkapkan bahwa 83% menyatakan acara ini ‘menarik’ dan 14% menyatakan acara tersebut ‘sangat menarik’. Ketua Panitia, Katherine Amaranila mengucapkan terima kasih kepada seluruh Direksi, Kepala Satuan, Sekper dan Seluruh Senior Manajer yang turut berpartisipasi mendampingi para pelanggan serta kerja keras seluruh Panitia yang menjadikan acara ini terselenggara dengan lancar dan baik. Semoga tahun depan acara ini dapat dilaksanakan lebih meriah dan lebih bermanfaat lagi bagi PLNE.            

PLNE MENERAPKAN AMS

Dalam rangka efektivitas dan efisiensi pengelolaan surat di lingkungan PT PLN Enjiniring, berdasar Edaran Direksi  No: 19.001.E/010/DIR/PLNE/V/2014 tentang Go-Live Aplikasi Manajemen Surat untuk setiap proses pendistribusian, penelusuran dan pemantauan terhadap Arsip Surat dan tindaklanjut disposisi baik surat eksternal maupun internal di lingkungan PT PLN Enjiniring terhitung mulai tanggal 2 Juni 2014. Untuk dapat mengoptimalkan fungsi AMS, berikut adalah beberapa tips dan trik dalam menggunakan AMS.

Rutin memonitor email PLNE.

Email korporat PLNE adalah pintu masuk notifikasi dari semua aplikasi di PLNE (PRIMA, SPPD, AMS, dll). Oleh karena itu agar Anda tidak ketinggalan disposisi yang dikirimkan melalui AMS, akan sangat memudahkan apabila Anda menggunakan email PLNE. Untuk kemudahan penggunaan email PLNE, sangat disarankan Anda mensetup email PLNE di MS Outlook ataupun di gadget Anda. Bingung caranya? Hubungi tim IT PLNE di ekstension 111.

 Mendapatkan nomor nota dinas dari AMS.

AMS memudahkan Anda dalam mendapatkan nomor Nota Dinas. Anda tidak perlu lagi menanyakan ke sekretaris direksi untuk membuat nomor nota dinas. Cukup klik “ND baru”, isi kolom “Dari” dengan singkatan jabatan penandatangan Nota Dinas, dan kolom “Kepada” dengan singkatan jabatan yang akan menerima Nota Dinas, dan jangan lupa tentukan tanggal Nota Dinas. Kombinasi field-field yang sudah diisi akan secara otomatis membuat nomor Nota Dinas.

Perhatian: Tidak bisa membuat Nota Dinas untuk Direktorat lain. Misal: Jika Anda berada di Direktorat Enjiniring, maka untuk membuat Nota Dinas Sekretariat Perusahaan harus menggunakan user dari Sekretariat Perusahaan.

 Cetak > tulis Nomor > Tanda Tangan > Scan > Upload > Kirim (CNTSUK)

Ketika hendak mencetak Nota Dinas/Surat,  sebaiknya Anda mengkosongkan terlebih dahulu Nomor Nota Dinas/Surat. Ketika AMS mengeluarkan Nomor Nota Dinas/Surat, Anda dapat menulis tangan Nomor Nota Dinas/Surat, kemudian memberi/mendapatkan tanda tangan di kertas, lalu kemudian menscannya dan mengirimkannya melalui AMS.

[Fitur Baru] Kepada: Proyek/ChargeCode

Ketika hendak meneruskan/mendisposisi Surat atau Nota Dinas kepada PTL atau tim proyek tertentu, Anda tidak harus mengingat nama PTL, cukup ketik ChargeCode atau Nama Proyek, maka secara otomatis Anda akan mendapat nama PTL dan PES dalam proyek tersebut (nama PTL dan PES bersumber dari data PRIMA).  

PLNE BERSIH

 Dalam upaya penerapan  Tata Kelola Perusahaan yang Baik, PLNE ikut serta mendukung gerakan PLN Bersih dengan menetapkan PLNE Bersih sebagai salah satu indikator kinerja perusahaan. PT PLN (Persero) mengesahkan Pedoman PLN Bersih berdasarkan peraturan Direksi Nomor 0060.K/DIR/2014 dan Pedoman transaksi keuangan antara PT PLN (Persero) dengan mitra kerja guna mendukung PLN Bersih berdasarkan peraturan Direksi Nomor 0054.K/DIR/2014 yang juga diberlakukan kepada Anak Perusahaan PT PLN (Persero).

Usaha-usaha untuk menjadikan “PLN Bersih” ini mendapatkan tantangan baik dari eksternal maupun internal pegawai PLN. Progam ini secara bertahap akan menghilangkan/mengurangi “zona nyaman” yang dirasakan oleh vendor, kontraktor, supplier maupun bagi pejabat/pegawai PLN. Walaupun usaha untuk menginternalisasikan “PLN Bersih” belum berhasil sepenuhnya, tapi dampak dari itu semua kelihatan sudah nyata. Harga sebuah trafo daya 150 kV sekarang sudah dapat dibeli setengah dari sebelum program ini, begitupun utuk harga-harga material lainnya.

Atas usaha tersebut,  maka pada tanggal 31 Oktober 2013, Pak Nur Pamudji sebagai CEO  PLN telah menerima menerima penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA) 2013 atas tekadnya mendorong program “PLN Bersih, No Suap.”

irektur Utama PT PLN Enjiniring telah mengesahkan Surat Keputusan Direksi PT PLN Enjiniring Nomor 27.001.K/010/DIR/PLNE/III/2014 tentang Pembentukan Tim Agen Perubahan PLN Bersih di Lingkungan PT PLN Enjiniring sebagai tahap awal PLNE dalam mengimplementasikan program PLNE Bersih. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultasi enjiniring, Program PLNE Bersih diharapkan dapat mencegah adanya tindakan korupsi, kolusi, nepotisme, suap dan gratifikasi di dalam setiap lingkup pekerjaan yang dilaksanakan oleh PLNE. Namun dibutuhkan komitmen dan integritas yang kuat dari seluruh jajaran mulai dari tingkat manajemen sampai dengan karyawan, agar program PLNE Bersih dapat diterapkan dengan baik, sehingga PLNE dapat menjadi perusahaan yang sehat dan meningkatkan kepercayaan stakeholder terhadap PLNE. 

CNG GRESIK SIAP DIBANGUN

Jakarta (26/06/2014)General Manajer Unit Induk Pembangunan (UIP) VIII Wiluyo Koesdwiharto, didampingi Kepala Satuan Pengembangan Sistem Manajemen Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Ahmad Jati Prasetyo, Project Manager CNG (Compressed Natural Gas) Gresik RDW Manurung, dan perwakilan konsorsium meresmikan pembangunan proyek Gas Compressing Facility, CNG Transportation and Decompressing Facility to Supply gas for Power Plant in Lombok, dengan ditandai penekanan tombol sirine danpemancangan tiang pertama. Acara groundbreaking tersebut dilaksanakan di CNG Plot Plan PJB Unit Pembangkitan Gresik, Jawa Timur, pada Rabu (25/6). Proyek ini nantinya juga akan mengangkut CNG dari Gresik, Jawa Timur, ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, melalui laut dengan menggunakan CNG Vessel atau dikenal dengan istilah Marine CNG Transportation yang mampu mengangkut CNG sebanyak 23 juta kaki kubik (mmcsf). CNG plant merupakan usaha PLN dan anak peruaahaan untuk melakukan efisiensi pemakaian gas dengan cara pemampatan atau kompresi gas pada saat kebutuhan pembangkitan rendah. Kedepan, proyek ini akan dikembangkan untuk memenuhi energi primer pembangkit listrik ke pulau-pulau kecil yang tidak terjangkau fasilitas pipa gas. "Saat ini, Lombok masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM). Proyek ini menjadi terobosan dimana gas yg dihasilkan berlebih dari suatu daerah, bisa dibawa ke tempat lain. Sebagainana bisnis kelistrikan sangat spesifik, dimana sumber daya di suatu daerah dapat dimanfaatkan untuk tempat lain," kata Wiluyo dalam sambutannya. "Jika masih bersisa, CNG dimungkinkan akan dibawa ke Sulawesi, dan daerah Indonesia Timur lainnya," tambah Wiluyo. Dengan kemampuan pemampatan gas hingga mencapai 250 barg, diharapkan mampu melayani beban puncak di Lombok selama 5 jam perhari untuk 4 hari. "Dalam pembangunan proyek ini diharapkan tidak terjadi accident apapun, mengingat PJB UP Gresik yang baru saja mendapat penghargaan dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Untuk itu, perlu koordinasi yang baik antar pihak, termasuk dengan pemerintah dan masyarakat sekitar," kata Ahmad Jati Prasetyo. Pembangunan proyek ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kontrak pembangunan (engineering-procurement-construction-instalation/EPCI) dan operasi dan pemeliharaan (O&M) antara PLN dengan 3 (tiga) perusahaan sekaligus, yakni Shijiazhuang Enric Gas Equipment Co Ltd, Ocean Engineering Design & Research Institute of CIMC, dan PT Enviromate Technology International, pada 15 April lalu. Proyek CNG Gresik ditargetkan akan beroperasi pada April 2015, sedangkan CNG Lombok dan CNG Vessel beroperasi pada Mei 2016.

RAPAT KERJA PT PLN ENJINIRING TAHU 2014
Rapat Kerja tahun 2014 yang merupakan agenda tahunan PLNE dilangsungkan di Padalarang Bandung pada tanggal 28-30 Januari 2014 mulai jam 8 sampai jam 10 malam. Thema Raker adalah "Menyongsong 2014 sebagai tahun konsolidasi melalui peningkatan proses bisnis dan kompetensi SDM untuk meningkatkan kualitas produk dan persiapan era baru PLNE".

Dimulai dengan arahan Direktur Utama PLNE Zainal Abidin Sihite yang menekankan 3 aspek sebagai pondasi perusahaan yaitu Integritas, Kompetensi dan Antusiasme untuk terus ditingkatkan.Direktur Utama PLNE juga menyampaikan capaian tahun 2013 berupa pendapatan sebesar Rp 204 Milyar atau Rp 17 Milyar lebih tinggi dibanding tahun lalu. Target pendapatan tahun 2014 sebesar Rp 217,7 Milyar. Raker dilanjutkan dengan paparan Direktur Pemasaran & Pengembangan Usaha, Direktur Enjiniring dan Direktur Keuangan dan SDM.

Sesi sore raker diisi dengan presentasi KSPI, KSMMR dan diakhiri dengan motivator Jamil Azzaini selama 2 jam. Malamnya dilakukan Focus Group Discussion sebanyak 8 grup yang mewakili 6 perspektif di KPI dan 2 grup dari pegawai senior dan pegawai yunior.

Hari kedua Raker diisi dengan presentasi dari Sekper dan dilanjutkan bedah buku "Legenda Inovator". Acara dilanjut dengan keynote speech oleh Direktur Konstruksi dan Energi Baru Terbarukan PT PLN Nasri Sebayang dengan Topik 20014 Sebagai Tahun Konsolidasi PLNE. Raker ditutup dengan penandatanganan KPI masing-masing Bidang dari 3 direktorat dan 3 satuan kerja. (ES)

 

FORUM KOMUNIKASI BULAN JANUARI 2014

(Jakarta 7/1/2014)

Selasa tanggal 7 Januari 2014, PLNE kembali melangsungkan forum komunikasi dalam bentuk Coffee Morning yang dihadiri oleh sebagian karyawan PLNE.Acara dibuka dengan perkenalan Direktur Enjiniring yaitu Wahyudi Agus yang sudah bergabung dengan PLNE sejak Desember 2013.Wahyudi Agus sudah bekerja di PLN sejak tahun 1984 dan hampir seluruh pengalaman berkarier di bidang enjiniring dimulai di PLN Pusenlis (dahulu bernama PLN PPE - Pusat Pelayanan Enjiniring).Dirut menyampaikan evaluasi tahun 2013 dan rencana kerja tahun berupa RKAP tahun 2014.Pendapatan tahun 2013 mencapai angka 204 Milyar.KPI tahun 2013 hanya mencapai skor 88 (Sehat).Kontribusi TND dominan pada perolehan revenue.Dirut meminta kepada seluruh karyawan pada tahun 2014 semua harus berbasis sistem yaitu aplikasi PRIMA.Proses kerja tidak boleh berbasis orang tapi berbasis sistem.Tahun 2013 juga sudah disusun tim QA/QC untuk mendukung kualitas produk.Untuk tahun 2014, diperlukan sikap karyawan berupa Integritas, Kompetensi dan Attitude.Target tahun 2014 adalah 217,7 Milyar dimana dari bidang enjiniring sebesar Rp 211 Milyar yang diperoleh dari internal sebesar 3p 192,5 M dan 18,5 Milyar dari eksternal.Pendapatan non enjiniring terdiri dari Rp 5,1 sebagai pelaksana OM CNG Sei Gelam.Pendapatan tahun 2014 juga akan diperoleh dari bisnis membangun PTMPD dengan kontribusi pendapatan sebesar Rp 1,5 Milyar.Sasaran operasi tahun 2014 meliputi kepuasan pelanggan, employee engagement dan kualitas produk.Sasaran strategis tahun 2014 meliputi kegiatan :

1-konsultan supervisi desain dan konstruksi.
2-O dan M CNG
3-Pabrik switchgear
4-Pembangunan Kantor

Target KPI tahun 2014, terdiri dari 16 indikator dimana indikator baru meliputi pembangunan PTMPD, Pembangkit Energi Baru Terbarukan, Sistem Pengendalian Mutu, HCR (Human Capital Readiness) dan OCR (Organizational Capital Readiness).Target Malcolm Baldrige adalah 576 (Emerging Industry Leader), GCG dengan nilai 87 dan ERM (Enterprise Risk Management) dengan level 3.Coffee Morning diisi juga dengan penandatanganan komitmen Direksi atas praktik GCG, Code Of ethical Conduct dan Board Manual.Acara diakhir dengan ucapan ulang tahun kepada karyawan yang pada Desember dan. Januari berulang tahun.

 

PENANDATANGANAN KONTRAK O&M CNG SEI GELAM

(Jakarta 30/12/2013)Bertempat di PLN Kantor Pusat lantai 10, Senin 30 Desember 2013 telah dilangsungkan penandatanganan kontrak antara PLNE dengan PLN Pembangkit Sumatera Bagian Selatan. Tanda tangan oleh Direktur Utama PLNE - Zainal abidin Sihite dengan General Manager PLN Pembangkit Sumatera Bagian Selatan disaksikan oleh Direktur Operasi Jawa Bali dan Sumatera (Dirop JBS) - Ngurah Adnyana. Dirop JBS menyambut baik penandatanganan kontrak dan mengharapkan untuk dapat dilaksanakan secara optimal. Beliau juga berharap CNG Sei Gelam dapat beroperasi dengan baik dan menjadi contoh untuk diterapkan dilokasi lain di Indonesia. Instalasi CNG Sei Gelam yang berlokasi di Jambi akan memasok PLTMG berkapasitas 80 MW selama 5 jam yaitu pada beban puncak mulai jam 17 sampai jam 22 setiap harinya. Diluar waktu beban puncak yaitu selama 17 jam CNG akan melakukan kompresi utk digunakan sore harinya. PLN Enjiniring ditunjuk sebagai pelaksana Operasi dan Pemeliharaan instalasi CNG dalam jangka waktu 1 tahun kedepan. Pengalaman PLNE dalam mengoperasikan CNG akan menjadi bisnis baru disamping kegiatan Enjiniring sebagai bisnis intinya.

PENANDATANGANAN KONTRAK ENGINEERING LEAD PLTU PARIT BARU

(Jakarta 6/12/2013)Pada hari Rabu, 5 Desember 2013, bertempat di ruang rapat Direktorat Konstruksi PT PLN (PERSERO), dilakukan penandatangan kontrak antara PLNE dengan PT PLN (PERSERO). Penandatangan kontrak pekerjaan Engineering Lead pada PLTU Parit Baru dilakukan oleh Direktur Konstruksi PT PLN (Persero), bapak Nasri Sebayang dengan Direktur Utama PLNE, bapak Zainal Abidin Sihite. Acara penandatangan juga turut dihadiri oleh KDIV AKO, KDIV KON KIT, dan jajaran direksi PLNE. Kontrak senilai 126 Milyar Rupiah ini bersifat

Who's online

There are currently 0 users and 3 guests online.

Privacy policy Terms of use © 2012 Corporate Secretary